By : Putri Azzahra (Me)
1.The Summer Camp Hai semuanya, namaku Michelia
Hillstone.Salah satu murid di Hudgestar Art ‘JHS yang berada di New York
City.Aku murid baru yang pindah waktu kelas 8 SMP, dan sekarang aku murid
terkenal di sekolah karena salah satu anggota cheerleader.Saat menjadi tim,si
kapten cheerleader, Giselle Joanne kagum dengan permainanku, dia bahkan senang
bersahabat denganku.Begitu juga sahabat-sahabat lainku,Chyntia Laurensa,
Octavia Thompson, Olivia Alistoner, Hellena Clark dan Caroline Blossom.Mereka
semua sangat baik kepadaku!
Sayang sekali, bukan semua murid menerimaku.Rachel Janetta dan Alisha Hailyn.Mereka selalu berusaha agar aku dikeluarkan dari tim.Mereka sangat iri. Never mind,kembali ke cerita.Waktu itu adalah musim panas,sekolah kami tidak libur untuk sementara karena ada persiapan lomba bakat murid yang diadakan per-sekolah.Saingan berat kami memang sangat hebat.Yaitu New Star ‘JHS.Anggotanya memang sangat hebat dan lincah(bagi cheerleader),tapi kelemahan mereka yaitu di matematika.Meskipun kutu buku itu tak terkenal di sekolah kami dan selalu di ejek Nerd,mereka benar-benar pandai.Jangan pernah meremehkan para kutu buku kami!Hehe... NERD STAR!! Chyntia membuka loker-nya yang bertema
doraemon.”Uh!aku kehilangan liburan musim panas karena hal aneh!”Keluh Chyntia
sambil mengambil bekal makanannya dari dalam loker.Chyntia memang punya banyak
bekal makanan di dalam lokernya.Bahkan, setoples permen karet-pun dia
punya.Meskipun Chyntia suka makan, tapi badannya biasa-biasa saja, kurus.Karena
dia mampu menyesuaikan pola makan.Dia suka makan sayur dan yang sehat
lainnya.Pantas saja dia sehat sekali. “Terima saja kenyataan Ty!aku juga sengsara
karena melewatkan libur ke Prancis bersama Mom,
Dad , Kak Pricilla dan Adikku Tiffany.Padahal aku sendirian di rumah.Namun,
untung saja ada Asrama Musim Panas.Semuanya kan, diwajibkan.”Aku berkata sambil
membuka lokerku yang bertema Hello Kitty berwarna pink dan mengambil air
minum.Setelah itu, aku menutup loker dan menguncinya.Ya, aku memang sudah haus
selesai latihan cheerleader. Aku dan Ty alias Chyntia membalikkan badan
untuk kembali ke lapangan untuk latihan.Namun, Rachel dan Alisha berada tepat
di depan kami. “Hei,Murid baru!ada sampah di
kepalamu!”Kata Rachel sinis sambil meletakkan daun kering di rambutku. “Biar aku yang buang!”Alisha menjentik daun
itu agar jatuh dan mengacak-acak rambutku. Rachel dan Alisha tertawa puas.Chyntia
berkata,”Uh!kalian ini kenapa sih?ngiri,ya?Michelia disukai banyak orang karena
dia baik.Kalian keterlaluan!”Bela Chyntia.Aku hanya melongo. “HAHAHA!!Bagaimana mungkin kami iri sama NERDY GIRL seperti dia!Lain kali jangan
ikut campur!”Kata Rachel sambil mendorong Chyntia.Kemuadian, Rachel dan Alisha
pergi, Alisha sengaja menyenggol bahuku.
Chyntia menggeleng-geleng kepala dan memegang tanganku.”Huh,jangan
hiraukan mereka!mereka dari kelas 7 selalu dijuluki ‘Nerdy Freak’meski bahasa-nya agak kasar, By the way, kata Natasha, Giselle bilang ada murid baru dan jadi
anggota Basketball Girls kelas
kita.Dia orang Asia Tenggara, kalau tidak salah Indonesia!Meskipun begitu, dia
hebat beradaptasi dan lancar memakai bahasa kita! Kalau tidak salah lagi,
namanya Lilly Amanda Syafira, Panggilannya Manda atau Lilly” “Benarkah?ayo, kita kenalan dengannya!Aku
ingin tahu!”Ajakku sambil melempar sampah botol minum-ku ke dalam tong
sampahdari jauh.”Bonus Point!”teriakku
senang karena botolnya masuk ke dalam tong sampah tersebut. “Kala begitu, AYOO!”Chyntia menarik
tanganku dan berlari kencang.”WAA!!!!LAMBAT-LAMBAT SAJA TY!AAAA!!”jeritku
saking kencangnya lari Chyntia hingga aku tak bisa berlari hingga aku hanya
terbawa lari Chyntia. Sampai di ruang ganti olahraga, kami melihat
seorang anak perempuan berambut hitam berkulit putih tipe Asia biasa sedang
memakai sepatu basket berwarna pink.”Itu dia!” Chyntia menunjuk anak itu sambil
melihatku yang sedang menutup mulutku dengan tangan. “Eh, Michela, kamu baik-baik saja?”Tanya
Chyntia.”Iya...”Kataku sambil masih menutup mulut dengan tanganku.”Kalau begitu
bagus,”Chyntia tersenyum.”Kalau boleh, aku ke WC sebentar, mau
muntah”Kataku.Bagaimana aku tidak muntah, aku pusing karena terombang-ambing
saat dibawa lari sama Chyntia.”Oh,baiklah”Kata Chyntia. Setelah itu, aku keluar dari WC dan
mengikuti Chyntia. “Hai, kau anak baru dari Indonesia itu,
bukan?”Tanyaku hati-hati. “Iya, aku Lilly Amanda Syafira.Panggil aku
Manda atau Lilly, biar kutebak, kau pasti Michelia Hillstone dan Chyntia
Laurensa.Kalian pasti dua anak paling terkenal di sekolah, kalian hebat!”Puji
Manda ramah. “Ah,enggak juga!”Kata Chyntia dan aku
serentak. “Waw, kalian orang Amerika memang keren!,
Michelia!rambutmu pirang!!bagaimana bisa? Chyntia rambutmu merah!!keren!kulit
kalian putih sekali!Wah,aku jadi iri!kalian punya kulit cerah, padahal kalian
selalu latihan saat hari panas!”Puji Manda kagum. “Ah, sudahlah, kau terlalu
berlebihan!”Kataku sambil tertawa.*** “Cheers!cheers!cheers!to our beloved
school!we are the best!we are the greatest!We are the best in the whole
world!Wont let you down!This is our cheers to wake up your spirit again!make us
proud with our talent!We got talent in our soul!GO..GO..NEVER GIVE UP! GO
HUDGESTAR ‘JHS!!”Sorak anggota cheerleader andalan sekolah kami,’Sparkling Girly
8.Physics’.Ya!itulah tim cheerleaderku.Yel-yel kami keren karena kami
menyanyikannya serentak dan ditambah rap agar
energic. “Wow!semakin hari, penampilan kalian
meningkat!rajinlah berlatih tiap hari agar kita menang kompetisi!tetapi meski
kalah ,yang penting sudah berusaha.Tapi, kalian pasti tidak mau membuat sekolah
kecewa, maka rajinlah latihan!”Seru Miss Ariana, pembimbing tim kami yang
sangat baik. Kami bersorak girang dan segera ke arah
loker masing-masing untuk minum dan sebagiannya lagi langsung ke ruang ganti
olahraga dan memasukkan sepatu cheerleader ke dalam loker olahraga. Aku dan Chyntia berjalan di koridor
terbuka,sebelah kananku lapangan olahraga berumput hijau yang sangat subur dan
sebelah kiriku adalah susunan loker murid-murid.”Kau tahu? Mungkin alasan
Rachel dan Alisha membencimu karena kamu termasuk siswa terpilih untuk masuk
tim cheerleader andalan sekolah kita!Mereka hanya masuk tim biasa”Kata Chyntia. Aku mengelap keringat di dahiku dengan sapu
tangan.”Ya, kurasa begitu”Aku setuju-setuju saja.Chyntia melihat ke arah
lapangan basket yang berada di tengah lapangan berumput.”WOW!”Serunya. “Ada apa,Ty?”Tanyaku bingung sambil
menatapnya bingung. Chyntia masih saja tersenyum dan
menampakkan giginya yang rapi.Kemudian dia mengubah arah penglihatanku dengan
memutar kepalaku 90 derajat ke arah lapangan basket. “Wah!Manda itu keren!tembakan 3 poin selama
empat kali berturut-turut!”Kataku yang masih berjalan.Namun,karena masih
menatap beberapa anak perempuan simulasi basket, aku menambrak Giselle yang
membawakan sekotak pin.”AA!”Jerit kami sambil jatuh.Kemudian, kami bertiga
saling bertatapan dan tertawa.Kami pun berdiri. “Giselle!kamu ngapain?waw!itu pasti pin
lambang tim kita!keren,aku minta satu yang...waw ada namaku!namamu juga
Michelia!”Sorak Chyntia sambil mengambil dua pin dengan lambang tim
cheerleader-ku dengan nama kami di bagian bawahnya. “Ambil saja,ini memang untuk tim cheers
kita!aku lihat daftar dulu,”Kata Giselle sambil memberikan kotak itu pada
Chyntia sebentar dan mengambil sebuah daftar dari tasnya.1. Annabell Bryana <Pin-nya sudah>
2. Octavia Thompson <.......>
3. Olivia Alistoner <Pin-nya sudah>
4. Hellena Clark <Pin-nya
sudah>
5. Caroline Blossom <...........>
6. Michelia Hillstone <Pin-nya sudah>
7. Giselle Joanne <Pin-nya sudah>
8. Marina Carlotte
<...........>
9. Chyntia Laurensa <Pin-nya sudah>
10. Kyla Rae Fletcher <Pin-nya sudah>
11. Natasha Chloe Flynd <..........>
Kemudian,Giselle menulis kalimat ‘Pin-nya
sudah’ di namaku dan Chyntia.”Mmm... sekarang tinggal
Octavia,Caroline,Marina,dan Natasha.Kalian melihat salah satu dari
mereka?”Tanya Giselle. “Tidak,tapi aku lihat Marina!”Kata Chyntia
agak licik. “Di mana?”Tanya Giselle. “Di dalam sub-MARINE”Chyntia menjelaskan kata Marine hingga Giselle merasa telah
tertipu akibat lelucon maut milik Chyntia.Giselle cemberut,”serius, dong,mana
mungkin Marina di kapal selam saat asrama musim panas !”Kata Giselle. “Oke,aku melihat si....”Chyntia makin
membuat Giselle penasaran. “Ayo!percepat dikit dong!”Kata Giselle
buru-buru. “Tidak siapa-siapa!”Lanjut Chyntia
tersenyum puas sambil tertawa.Giselle makin cemberut dan melihatku. “Oh,aku tahu di mana Caroline, dia-kan
janjian cuci kaus kaki bareng Octavia.Terus, Marina sedang ngobrol dengan
Natasha di ruang ganti olahraga,”Kataku sambil tersenyum senang.Giselle
tersenyum puas karena jawabanku. “Ini jawaban orang NORMAL!”Kata Giselle sedikit kesal namun geli juga karena Chyntia
itu lucu. Kemudian, Giselle pergi dari koridor terbuka
dan berlari ke lorong 1 untuk menuju ruang ganti olahraga perempuan.Kemudian,
Chyntia melihatku dan menaikkan bahunya dan tertawa bersamaku. “Sangat beruntung, orang tua Giselle tidak
memberinya nama Diesel”Olok Chyntia.Kami berdua tertawa terbahak-bahak sambil
kembali berjalan di koridor terbuka. Aku berhenti di loker bergambar Hello Kitty
berwarna pink.Begitu juga dengan Chyntia.Namun, Chyntia memiliki loker berwarna
ungu dengan gambar Doraemon berwarna biru.Kami sama-sama membuka loker
masing-masing. “Ty,berapa buah permen karet dalam
lokermu?”Tanyaku sambil mengacak-acak kulkas kecil bergambar Hello Kitty yang
memang ada di setiap loker.Namun, tiap loker berbeda gambar. Chyntia menutup kulkas Doraemon kecil dan
beralih ke rak loker di bawah rak buku lokernya dan mengambil sebuah toples
berisi penuh permen karet.”Aku tidak tahu!mungkin ada seratus lima puluh
lebih,atau hanya lima puluh buah!”Jawab Chyntia sambil menggoyang-goyangkan
toples tersebut di dekat telinganya dan tertawa.”Mau?rasa apel?atau blueberry,
atau blueberry?”Tanya Chyntia sambil tertawa. Aku mengacungkan jempol tanda setuju sambil
mengambil sebotol jus jeruk dari kulkas kecil dan menutup kulkas kecil itu.”Blueberry please,Miss Hillarious Laurensa
‘dot’Chyntia,”Jawabku dan kemudian kami berdua tertawa bersama-sama.Chyntia
membuka tutup toples dan mengambil tiga buah permen karet rasa Blueberry. “Ow..ow..too much sweet,Miss Hillarious”Kataku bercanda sambil
tertawa dan mengembalikan dua buah permen karet.”Oh,ambil saja Young Majesty,or should i call Princess
Michelia”canda Chyntia sambil mengembalikan dua buah permen yang aku
kembalikan tadi.Kami pun tertawa lagi. Aku tutup loker dan sekali lagi serentak
dengan Chyntia.Aku memakan salah satu permen karet dan memegang dua buah lagi
di tangan kanan.”Ayo!kita menyimpan sepatu cheerleader kita di loker kita yang
ada di ruang ganti olahraga perempuan!”Ajak Chyntia sambil memegang tanganku
dan bersiap-siap untuk berlari lagi. “Wow,wow!Slow down Miss Hillarious!jangan lari-lari lagi,biar lambat asal
selamat ,Ty <baca ; Ti>”Cegahku sebelum terombang-ambing seperti
zooplankton udara (hanya imajinasi). “Oh,oke”Chyntia setuju. Kami berjalan pelan di koridor atau lebih
tepatnya lorong tempat loker anak kelas7.Physics A sampai Z.Dan setiap 6 loker
ke 6 loker lainnya,dipisahkan oleh pintu kelas atau ruangan lainnya.”Kau
tahu?kita beruntung punya loker di koridor terbuka,sambil mengacak-acak loker
bisa melihat pemandangan lapangan sekolah, kalau lorong sekolah, meskipun
lorongnya luas, tapi rasanya sempit kalau sedang waktu istirahat.Soalnya, murid
banyak ke loker dan berjalan di lorong,kita beruntung!”Kata Chyntia padaku
tersenyum. “YA!KITA BERUNTUNG, MY BFF!HIGH
FIVE!”Kataku dan kami ber-high five atau
tos tangan sambil tersenyum. Belum lagi sampai di tujuan, kami bertemu
Rachel dan Alisha.”Huh!kalian lagi!udahan deh!kalian bilang iri bilang aja!kami
enggak peduli!”kata Chyntia dingin sambil memegang tanganku mengajak
pergi.Tapi, Rachel dan Alisha menghadang terus. “Kalian pikir bisa melewati kami?”Kata
Alisha sombong. “Hey,apakah itu permen karet?”Tanya Rachel
licik sambil mengambil satu buah permen karet dari tanganku dan membuka
bungkusnya.”HEY!!”bentakku berusaha untuk berani. Lagipula,mana mungkin aku
tetap diam seperti itu kalau ada Rachel dan Alisha!Aku pun hanya mengikuti kata
hatiku bahwa ‘Stop bullying many students
Rachel,Alisha!You dont know how it’s feel!’tiba-tiba,keberanianku
muncul.”Hei!jangan berani kau mengambil pemberian sahabatku!janganlah terus
mengkontrol banyak murid!kalian kan tak tahu rasanya!”Jeritku kencang. “Haha!pemberian sahabat-mu?oke,akan aku
kembalikan.Tapi..”Kata Alisha licik,dia memasukkan permen itu ke mulut seorang Nerd atau kutu buku yang sering diejek.Namanya
Latisha Verdegreen yang memiliki kacamata yang sudah ketinggalan
zaman.Kemudian, Alisha menggerakkan rahang bawah Latisha agar mengunyah permen
itu.”IU..”Jeritku dan Chyntia berbarengan.Kemudian, Alisha memakai sarung
tangan kelas memasaknya dan mengambil permen bekas kunyahan Latisha dan
meletakkannya di bando-ku dan tertawa.Kemudian mereka pergi. Rasanya kepalaku sudah terbakar dan rasa
benci-pun muncul.Aku menghentakkan kakiku ke lantai keras-keras.Aku pun
menyusul Rachel dan Alisha dengan wajah kesal. “Hei!!stop
right there YOU STUPID!!”teriakku.Chyntia terkejut dan menyusulku. Rachel dan Latisha berhenti dan melihat ke
belakang dengan gaya sombong.”Oh,Alisha!
Look what we got here”Kata Rachel sombong dan melihat ke Alisha.”Let me see!oooh,what a tiny and weak little
nerdy ants!”Kata Alisha menatap Rachel.Mereka kelihatan bersiap mengejar
kami. Aku dan Chyntia mundur dua langkah dan
mengambil sepatu roda dari dalam tas kecil kami.Aku mengambil sepatu roda
berwarna pink dan Chyntia berwarna ungu.Rachel dan Alisha juga mengambil sepatu
roda mereka dan kami berlari kencang. “AA!!AKU TAK MAU TAHU KITA K.O
NANTI!”Teriak Chyntia sambil terus meluncur panik dan melihatku. “YA!!AKU TAHU!!AKU TAK PUNYA
ASURANSI,MAKSUDKU...KAU TAK PUNYA ASURANSI!!JIKA KAMU K.O AKU BAWA KAMU KE
RUMAH SAKIT, TAPI ENGGAK MAU BAYAR UANG BEROBATNYA!!!”Teriakku asal-asalan
karena panik. “APA MAKSUDMU?LEBIH BAIK KAU BAYAR UANG
BEROBAT,KALAU KAMU YANG K.O,AKU BAWA JUGA KAMU KE RUMAH SAKIT!TAPI AKU ENGGAK
MAU BAYAR BEROBAT JUGA!!”teriak Chyntia mengikuti kata-kataku. Aku makin panik.Namun, aku mulai tertawa
karena melihat sebuah tong sampah penuh di dekat belokan ke arah koridor
tertutup nomor 2.”LIA!KAMU MUNGKIN UDAH GILA? UDAH PANIK MASIH KETAWA,AKU
TERLALU CANTIK UNTUK JADI BABAK BELUR!”Teriak Chyntia.”TENANG AJA,AKU PUNYA
IDE!KITA LOMPATI TONG SAMPAH ITU!”Jawabku.”APA???KAU GI...”Belum selesai
Chyntia menyelesaikan kalimatnya,kami sudah dekat dengan tong sampah dan
Chyntia terpaksa melompat dan sesudah melompat kami terjatuh.”Ty!!Ty!!cepat
kabur lagi!!”Kataku.Kami pun meluncur agak dua atau tiga meter dari pertigaan
koridor tadi. Rachel dan Alisha yang masih ngebut dengan
sepatu roda tidak melihat tong sampah akhirnya menabrak tong sampah dan jatuh
berlumuran sampah NON-organik. “Untung sampahnya NON-organik!kalau ORGANIK
pasti bau mereka sudah seperti campuran Kaus kaki olahraga berkeringat yang di
diamkan selama seminggu di ruangan tertutup”Kata Chyntia sambil mengikuti untuk
terus meluncur lambat.”IU!!”Jeritku.*** “Hai semua!!”Kata Chyntia yang masih
ngos-ngosan,aku pun juga. Semua teman-temanku yang ada di ruang ganti
olahraga perempuan melihat kami bingung.” Hai,kok kelihatannya kalian selesai
di kejar seekor cheetah?”Tanya Hellena bingung. “Maksud kalian, kalau kalian tanya apakah
kami baru saja dikejar oleh dua ekor beruang laper yang belum makan
sebulan,maka jawabannyaa iya!”Jawabku sambil berjalan menuju kursi panjang
untuk duduk saat istirahat setelah olahraga.Yang lain tertawa,”Iya, biar
kutebak, pasti kamu bilang Chyntia tak punya asuransi!”Tebak Stacey sambil
tertawa, Stacey adalah anggota tim basket yang tadi simulasi, tapi dia sedang
istirahat.”Dari mana kamu tahu...”Aku belum selesai dengan kalimatku, yang lain
berkata, “NGINTIP,YA? HAHAHA”Canda yang lain.”Hahaha!!kalian semua hebat juga
ngerjai aku, kalian,kan tahu sendiri kalau teriakan Michelia itu sekeras ikan
paus!”Canda Stacey sambil tertawa.*** “Hari pertama asrama musim panas ini
asyik!sayang sekali tidak ada asrama untuk semester penuh!”Kataku sambil
memegang handuk.Ya!karena satu ruang ganti ada ruang loker dan sepuluh kamar
mandi ber-shower.Biasanya shower di gunakan setelah berenang.Tapi karena ada
asrama musim panas,itu untuk mandi. “Iya!kau betul!aku setuju banget!kita
sekamar enggak,ya?”Tanya Chyntia penasaran sambil meletakkan handuknya dalam
loker khusus olahraga miliknya.”Wow!apakah kamu yang membeli baju
ini?KEREN!lengannya pendek seperti balon dan bajunya motif kotak-kotak dengan cardigan pink dan rok di bawah lutut
warna pink!inikan model baru dari Lively Lovely Girly!Di mana belinya?aku sudah
cari-cari tapi tidak ada di manapun!”Stacey kagum. Yang lain mengiyakan
termasuk Chyntia. “Oh,ini dipesan!kalau mau,cari di toko
Lively Lovely, tapi harus di pesan”Jawabku senang. “Wah,kalau asrama musim panas berakhir,aku
minta ke mamaku deh!”Kata yang lain. Aku dan Chyntia berjalan melalui koridor
3,karena koridor 1 berkemungkinan ketemu dengan Rachel dan Alisha. Setelah tiba di koridor terbuka nomor
satu,itu koridor tempat loker kelas 8.Physics A-Z yang memiliki pemandangan
indah itu dan tentu saja loker-ku di sana. Ketika berada di dekat loker kami,Giselle
berlarian dan memeluk kami.”HOREE!!” Teriaknya.”Eh,kamu kerasukan apa
Giselle?”Tanya Chyntia khawatir.”Bukan!coba kalian lihat papan pengumuman,aku
antar”Kata Giselle. Setelah berada dekat papan
pengumuman,”Waw!rame banget!”Kata Chyntia menatap Giselle. “Nyelip aja,badan anak cheerleader kan
kurus semua!”Kata Giselle tersenyum.Akhirnya, dengan terpaksa kami
menyelip.Untung tak ada yang marah.Di antara kerumunan itu, banyak yang
bersorak hore memeluk temannya dan ber-high
five.Ada banyak tabel,namun aku hanya melihat yang ada namaku. PENGHUNI KAMAR ASRAMA MUSIM PANAS SUMMERSHINE
2 –PINKY CHIC
Kami keluar dari kerumunan dan melihat
Giselle,Caroline,Hellena,Octavia dan Olivia tersenyum melihat.Aku dan Chyntia
tersenyum dan akhirnya berteriak senang.Kami bertujuh berpegangan tangan
membentuk lingkaran dan melompat-lompat.”HOREEEE!!” 2.Lively and Lovely Roommates “Hei!kapan orang tuamu mengantarkan koper
berisi perbekalan asrama musim panas?” Tanya Lena sambil mengacak-acak
kopernya. “Katanya jam empat sore,mungkin agak
terlambat,kenapa kamu mangacak kopermu,kita saja belum pergi ke gedung asrama yang baru siap dibangun
itu!”Tegurku sambil menghentakkan kakiku ke lantai ayunan agar tetap mengayun. “Eh,yang paling lambat dapat koper dari
orang tua itukan si Caroline,jam lima sore,kita lomba kaki siapa yang bisa
mengayun kencang agar tangan Michelia menyentuh daun pohon apel itu!yang menang
kita kasih apel gratis sama satu buah permen karetku yang ada banyak di
loker!”Tawar Chyntia sambil tersenyum.Ya!sekarang aku tidak berada di lapangan
olahraga depan koridor tempat lokerku berada,karena lapangan olahraga jauh dari
gerbang sekolah dan letaknya di lapangan sebelah kanan.Maka,kami bermain di
lapangan bermain murid yang berada di lapangan utama. “OKE!!Mulai dari ujung kanan dekat pohon
apel,Michelia tak usah mengayunkan,kamu angkat tanganmu tinggi-tinggi!Yang lain
letakkan kaki kalian ke kursi ayunan.Ayo Chyntia!” Perintah Octavia. Chyntia mulai menghentakkan kakinya untuk mengayunkan
ayunan tersebut.”Dalam waktu sepuluh detik,mulai dari sekarang!”Yang lain
memberi aba-aba.Pada detik ke-sembilan,tanganku belum juga sampai. “SUDAH SEPULUH DETIK!”Teriak kami sambil
tertawa dan Chyntia hanya cemberut karena kalah.”Aku lagi!”Teriak Olivia dengan
semangat.Dia mulai menghentakkan kakinya ke lantai agar mengayun.Namun,tidak
sampai.”Kau tahu?Kalau kemampuan olahraga,waktu latihan cheerleader,Octavia-kan
paling atas dan harus melompat dari atas,tangan Octavia mencapai kabel listrik!aku
yakin dia menang!”Kata Olivia tersenyum. Saat giliran Giselle dan Caroline-pun tak
ada yang mampu.”Kini giliran Octavia.Octavia tidak menghentakkan kaki-nya.”Kau
pasti kalah kalau seperti itu!”Tegur Olivia.Namun, detik kedua-pun tanganku
bisa memegang daun.Pada detik kelima,ketika ayunan tersebut turun,
”Lho,Michelia mana?”Tanya Caroline dan yang lain bingung. “HEI!!TURUNKAN AKU!KALAU TIDAK ASURANSI
JIWA KALIAN AKU CURI!” teriakku.Hahaha,aku tersangkut.Soalnya,waktu ayunannya
naik,tanganku yang aku angkat itu tiba-tiba memegang ranting pohon hingga aku
tersangkut.Teman-temanku malah tertawa. 04:45 PM ~~ “Michelia!itu mama-mu bukan?”Tanya Chyntia
sambil menunjuk ke arah gerbang sekolah.Aku mengangguk dan
tersenyum.Kemudian,aku melompat dari atas pohon ke bawah dan menghampiri Mama. “Jangan pakai satu tangan!!nanti kamu
jatuh!”Tegur Olivia dan Hellena sambil tertawa. Haha!tak ada hal-hal yang menarik selain
bergelantungan di atas pohon apel.Olivia, Chyntia,Hellena dan Caroline berayun-ayun
di batang yang sama. “Hei!lihat ada bunga hias milik Janetta
jatuh,ayo kita kembalikan”Kata Chyntia yang berada di ujung batang
tersebut.Chyntia menghentak-hentakkan kaki-nya di udara agar ranting itu bisa
membawanya turun.Ranting itu mulai turun.”EEH!!TY..TY JANGAN TURUNIN
DAHANNYA,TY!TY”Jerit Caroline,Olivia,Hellena panik dan bersamaan untuk mencegah
Chyntia.Ketika kaki Chyntia mencapai tanah,dan dahan miring.Caroline,Olivia,
Hellena pun tergeser ke arah
Chyntia.Ketika mereka bertiga menabrak Chyntia,pegangan mereka lepas dan
terjatuh ke tanah serta berhimpit-himpitan di tanah dan juga berbunyi BRUK! Mendengar sesuatu yang jatuh,aku dan mama
langsung melihat mereka berempat yang terjatuh sambil terkejut. “AU!!Sakit banget Ty!kamu-kan tahu kalau
aku tak punya asuransi!tanganku tersayang jadi merah,bergesekan dengan batang
yang kasar!”Kata Hellena yang berada di bagian paling atas himpitan sambil
melihat tangannya yang memerah. “Itu bukan waktu-nya untuk LEBAY!Berdirilah
kamu Hellena,agar aku bisa keluar dari himpitan sebelum kamu buang angin di
wajahku!”Jerit Hellena. “Huuu,dasar!bahasa-mu tak
sopan,lagipula,terima kasih untuk Chyntia karena telah membuat tanganku
berdarah,IU!SANGAT MENJIJIKKAN!AKU TERLALU CANTIK UNTUK MEMILIKI TANGAN
BERDARAH,KARENA AKU TAK AKAN BISA MEMEGANG TEMPAT BEDAK!”Kata Caroline sambil
melihat tangannya yang memerah. “Emm,itu bukan darah,itu kelopak bunga
mawar yang dari tadi kau pegang hingga robek,lagipula...Never
Mind,AAAAAAA”Chyntia yang berada paling bawah himpitan berbicara normal
kemudian berteriak.”Berat kalian berapa?”Tanya Chyntia. “38 kg”jawab Hellena.”35 kg”jawab
Olivia.”40 kg”jawab Caroline,padahal dia yang paling kurus. “APA??”Chyntia terkejut dan berusaha
berdiri hingga yang lain terjatuh.”Kalian GILA? Beratku hanya 28 kg!”Bentak
Chyntia meskipun bentakannya tidak ganas seganas singa. Olivia,Caroline dan Hellena berdiri dan
menutup mulut dengan tangan seperti menahan tawa.Tiba-tiba,tawa mereka akhirnya
meledak juga.”HAHAHA!!!”Ejek mereka semua. My
Mom sudah pulang dan aku menemui teman-teman.”Ayo ke kamar,kamar nomor 12
bernama Pinky Chic di gedung Summershine nomor 2 lantai 4 di sebelah kamar
nomor 11 yang bernama Purple Chic”Ajak Giselle.Kami berjalan dari lapangan dan
berjalan menuju lapangan bagian kiri.Ketika kami membuka gerbang besar menuju
lapangan kiri,gerbang itu sangat bagus.Gerbang besarnya ada satu.Berwarna pink
dengan pola bunga dan pelangi serta bergambar kucing.Kami memasuki gerbang pink
itu dan...WAW!!!Ada sekitar enam gedung.Gedung itu masing-masing bertingkat
empat dan dindingnya berwarna warni.Gedung Springwind 1 berwarna biru
muda,gedung Springwind 2 berwarna ungu tua dan sebagian berwarna ungu
muda.Gedung Autumncloud 1 berwarna abu-abu dan putih,gedung Autumn cloud 2
berwarna putih.Gedung Summershine 1 berwarna Oranye
dan kuning,Gedung Summershine 2 berwarna pink tua dan pink muda.Seperti
perumahan,di depan masing-masing gedung ada jalan yang terbuat dari
batuan,namun batunya datar dan banyak bunga serta pepohonan.Karena kantin biasa
sedang dipakai sebagai ruang teknologi tambahan,ada satu buah kantin bertema
Hello Kitty di sebelah gedung asrama tempatku tinggal selama musim panas.Ada
juga taman bermain tambahan jika taman bermain sekolah penuh atau sedang
dipakai.Ada juga perpustakaan khusus jika perpustakaan penuh atau digunakan
sebagai acara para kutubuku. Perpustakaan tambahan berada di sebelah gedung
asrama Springwind 2.Perpustakaan tambahan dilengkapi Wi-Fi gratis!!Kereen!!Kayaknya
bisa betah lama-lama.
Kami berjalan dengan kagum.Sudah banyak
murid perempuan lewat,atau ngobrol,main,jalan-jalan atau mengantar koper ke
kamar atau santai-santai di balkon.Kami berjalan mencari gedung.Jalan pertama
ada Summershine1 dan Springwind 2.Jalan kedua ada Summershine 2 dan Autumn
cloud 2!Hey!gedung kami di jalan kedua!.Berarti,Springwind 1 dan Autumn cloud 1
di jalan ketiga.Kami berjalan dan berhenti di gedung berwarna pink muda dan
pink pink tua.Ini gedung asrama kami! Gedungnya modern namun ramah
lingkungan.Pintu dorongnya terbuka otomatis dan terbuat dari kaca hingga kami
bisa melihat keluar dan jendelanya besar dan kacanya bening!Lantainya berkilau
dan AC-nya dingin.Ada banyak sofa dan televisi 90 inci dan karpet.Seperti lobi
hotel mewah! Kami naik lift menuju lantai empat.Ketika
sampai,ada banyak pintu dan lorongnya besar serta.Kami mencari kamar Girly
Glimmer.KETEMU!Kami masuk karena kuncinya adalah kartu peserta Summercamp yang
di scan di pintu.Ketika masuk,kami meletakkan kartu di tempat yang tergantung
di dinding dan lampu menyala otomatis meskipun ada tombol lampu.WAW!Kamar kami
bagus!ada satu kamar mandi dengan shower dan bathup,dan wastafel lima buah
dengan cermin besar di depannya.Kalau kamar,ada tiga kasur lumayan besar yang
empuk dan di ujung ada pintu kaca dan jendela kaca besar untuk pergi ke
balkon.Di kamar ada meja bercermin berwarna pink dan satu lemari berwarna pink
dan putih dengan tujuh pintu.Ada AC dan kulkas kecil.TV 40 inci jika tidak mau
nonton di lantai dasar dan sebuah sofa berwarna pink muda yang panjang dan
empuk.Diantara masing-masing kasur ada
meja kecil dengan dua laci.Di atas meja itu adalah tempat lampu tidur dan
lacinya bisa menaruh laptop atau Handphone serta barang lainnya.Dinding kamar
kami wallpaper bergambar hati warna merah dan pink dengan latar garis-garis
berwarna pink tua dan pink muda.Kamar kami bertema pink karena sebagian besar
kami suka warna pink. Kami segera meletakkan barang-barang kamidi
tempatnya.”Aku dan Michelia di kasur dekat jendela,Hellena dan Chyntia sebelah
kasurku,Caroline dan Olivia serta Octavia di sebelah kasur Hellena sama Chyntia”Kata
Giselle.”BAIK BOS!HAHAHA”Sorak kami. Kami mengambil kartu peserta asrama musim
panas.Setelah kami semua keluar, lampu mati dengan otomatis karena ada sebuah
benda yang bisa mengecek apakah ada orang yang sesuai dengan kartu peserta. “Kita ngumpul ke Hello Kitty
Canteen,yuk!aku dengar banyak yang ke sana!aku dengar teman-teman yang di lobi
tadi ngobrol kalau makanan di sana enak!”Ajak Giselle sambil menekan tombol
‘First Floor’ yang ada di dinding lift. “Eh,lift ini keren,ya!ada lagunya,aku mau
dengar lagu Taylor Swift!”Kata Olivia sambil menyentuh layar MP3 yang ada di
dinding lift tersebut.Haha!MP3-nya touch-screen. 3.First Day in Summer School’s Party Di Lobi gedung asrama Summershine 2,banyak
murid yang membagikan sebuah kertas ,dan ada yang pergi keluar bersama
teman-teman. “Ngomong-ngomong,mereka kemana dan apa isi
kertas itu?”Tanya Caroline bingung ketika baru saja keluar dari lift.”Kita
tunggu saja nanti!”Jawab Chyntia sambil mengunyah permen karet.Yang lainnya
menatap Chyntia.”Apa?”Tanya Chyntia bingung. “Minta permennya!makan permen
sendiri-sendiri!”Kata kami bersamaan. “Ya sudahlah, karena saku-ku selalu penuh
dengan permen...oke!”Chyntia memasukkan tangannya ke dalam saku dan
mengeluarkan enam buah permen karet. Tiba-tiba, Candace Farraday menghampiri
kami.Candace adalah anggota bola voli kelas 8.”Hai! kalian harus datang ke
pesta hari pertama di asrama musim panas!pesta-nya malam ini di taman bermain
asrama,bukan di taman bermain sekolah!kalau kalian mau bantu-bantu dekorasi
boleh!”Kata Candace sambil memberikan kami masing-masing satu buah undangan. “Kami akan membantu dekorasi setelah makan
malam,meskipun masih 6:00 PM!”Jawab Giselle sambil tersenyum,kami semua-pun
juga tersenyum.”Baiklah!”Kata Candace tersenyum.
Sayang sekali, bukan semua murid menerimaku.Rachel Janetta dan Alisha Hailyn.Mereka selalu berusaha agar aku dikeluarkan dari tim.Mereka sangat iri. Never mind,kembali ke cerita.Waktu itu adalah musim panas,sekolah kami tidak libur untuk sementara karena ada persiapan lomba bakat murid yang diadakan per-sekolah.Saingan berat kami memang sangat hebat.Yaitu New Star ‘JHS.Anggotanya memang sangat hebat dan lincah(bagi cheerleader),tapi kelemahan mereka yaitu di matematika.Meskipun kutu buku itu tak terkenal di sekolah kami dan selalu di ejek Nerd,mereka benar-benar pandai.Jangan pernah meremehkan para kutu buku kami!Hehe... NERD STAR!!
|
No
|
Nama Murid
|
Nomor Peserta Summer Camp
|
|
1
|
Caroline Blossom
|
0981 / 1568 peserta
|
|
2
|
Chyntia Laurensa
|
0871/ 1568 peserta
|
|
3
|
Giselle Joanne
|
1567/1568 peserta
|
|
4
|
Hellena Clark
|
0999/1568 peserta
|
|
5
|
Michelia Hillstone
|
1111/1568 peserta
|
|
6
|
Octavia Thompson
|
0001/1568 peserta
|
|
7
|
Olivia Alistoner
|
1568/1568 peserta
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar